Sumba Tengah, NTT – Kehadiran dai Ramadhan yang diutus oleh Yayasan Baitul Maqdis di pelosok negeri kembali membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya berdakwah dan membina umat, para dai juga turut bergotong royong membantu kebutuhan fasilitas ibadah masyarakat.

Hari ini, dua dai yang ditugaskan di wilayah Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama warga setempat bergotong royong melakukan renovasi tempat wudhu di mushola kampung. Perbaikan ini dilakukan karena mushola tersebut menjadi sangat aktif digunakan selama bulan Ramadhan.
Jika di hari-hari biasa mushola hanya digunakan oleh beberapa warga saja, maka selama Ramadhan aktivitas ibadah meningkat pesat. Warga memanfaatkan mushola untuk berbagai kegiatan seperti shalat berjamaah, tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga kegiatan belajar mengaji bagi anak-anak.
Kondisi ini membuat fasilitas tempat wudhu yang sebelumnya sederhana menjadi kurang memadai. Melihat kebutuhan tersebut, para dai bersama warga berinisiatif melakukan perbaikan secara gotong royong agar jamaah dapat berwudhu dengan lebih nyaman.
Selain membantu renovasi tempat wudhu, para dai tetap menjalankan kegiatan dakwah rutin mereka, seperti mengajar Al-Qur’an kepada anak-anak, menjadi imam shalat lima waktu, memimpin shalat tarawih, serta memberikan kultum Ramadhan kepada masyarakat.
Salah seorang warga mengungkapkan rasa haru dan syukur atas kehadiran para dai dari Yayasan Baitul Maqdis. “Kami sangat bersyukur dan terharu. Kehadiran para dai ini benar-benar menghidupkan mushola kami. Anak-anak sekarang rajin mengaji, dan orang tua juga semakin semangat ke masjid. Mereka bukan hanya mengajar, tapi juga ikut membantu kami memperbaiki fasilitas ibadah,” ujarnya dengan penuh haru.
Menurut warga, keberadaan dai di daerah pelosok seperti ini sangat penting. Mereka tidak hanya menjadi imam dan pengajar agama, tetapi juga menjadi penggerak kehidupan keagamaan masyarakat.
Mari Bantu Program Dari Ramadhan
Program pengiriman Dai Ramadhan ke pelosok negeri yang dijalankan oleh Yayasan Baitul Maqdis memang bertujuan untuk membantu masyarakat di daerah yang minim pembinaan keagamaan, khususnya di wilayah Muslim minoritas.
Melalui program ini, para dai ditempatkan selama satu bulan penuh untuk menghidupkan kegiatan Ramadhan di masyarakat, mulai dari imam rawatib, shalat tarawih, kajian Ramadhan, hingga pembinaan Al-Qur’an bagi anak-anak dan masyarakat.
Namun demikian, program pengiriman dai ke daerah terpencil seperti di NTT masih membutuhkan dukungan dari para dermawan.
Yayasan Baitul Maqdis mengajak para muhsinin dan kaum dermawan untuk turut berpartisipasi dalam program ini. Bantuan yang diberikan akan digunakan untuk mendukung kebutuhan para dai, terutama biaya transportasi menuju daerah tugas serta tunjangan Hari Raya bagi para dai yang mengabdikan diri selama bulan Ramadhan di pelosok negeri.
Dengan dukungan dari masyarakat luas, diharapkan semakin banyak daerah yang dapat merasakan manfaat dari kehadiran para dai, sehingga Ramadhan benar-benar menjadi bulan yang menghidupkan iman dan kebersamaan umat, bahkan hingga ke pelosok negeri.
Salurkan zakat dan infaq anda ke rekening BSI 7200710015 an. Yayasan Baitul Maqdis
