Skip to content

Patut dicontoh, Umat Islam Sumatera Barat Sepakat Tolak RS.Kristen Siloam

Penolakan rs siloam di padang

PAYAKUMBUH (BaitulMaqdis.com) Majelis Mujahidin Sumatera Barat, Kota Payakumbuh membagikan pabukoan untuk berbuka bersama kaum Dhu’afa dan Masyarakat Kota Payakumbuh lainnya. Gelar sosial itu berlangsung di Jalan Jenderal Soedirman depan Masjid Ansharullah, Rabu (17/6/2013), Pukul 17.30 Wib.

Selain acara sosial terhadap fakir miskin, yatim piatu dan kaum dhu’afa Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) juga melakukan orasi damai.

Dalam orasi tersebut berisi penyampaian penolakan terhadap rencana pembangunan Super Blok Siloam (Rumah Sakit Kristen, Mall, Sekolah Kristen Pelita Harapan, hotel dan sarana lainnya) oleh Lippo Group kepunyaan James T. Riady di Kota Padang Sumatera Barat. Orasi itu merupakan lanjutan, yang terus meluas ke sejumlah daerah di Sumbar.

Kini, aksi penolakan terhadap pembangunan super blok Siloam tersebut dilaksanakan oleh Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Lanjtnah Sumbar di Pusat Kota Payakumbuh. Tepat di depan lampu merah belasan anggota MMI membagikan Takjil/pabukoan kepada sejumlah warga yang melintas/berhenti di lampu merah tempat aksi digelar.

Selain membagi-bagikan pabukoan gratis, anggota MMI membagi-bagikan VCD dan selebaran yang berisikan ajakan penolakan terhadap super blok Siloam dan antisipasi terhadap pemurtadan umat muslim. Dalam orasinya Sekjen MMI Sumbar, Ustaz. M. Siddieg, mengajak umat Islam di Sumbar, dan Payakumbuh khususnya untuk melakukan penolakan rencana pembangunan super blok Siloam dimaksud.

“Kami mengajak umat Islam untuk menolak rencana pembangunan super blok Siloam yang nantinya akan berujung pada kristenisasi dan merusak akidah umat Islam. Apalagi di Minangkabau dengan falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah”. Ucap Ustaz Siddieg kepada sejumlah wartawan Rabu Sore (17/7).

Aksi itu juga dihadiri oleh Amir Majelis Mujahiddin Lantjah Sumbar, Ustaz Kamrianto. MMI Sumbar juga mengajak seluruh umat Islam untuk menghadiri Kongres Mujahidin dengan tema “Seabad Perjuangan Indonesia Bersyariah, yang akan digelar Jumat (23/8) sampai Minggu (25/8) di Islamic Center Az-Zikra Sentul, Bogor. (Rino/Komapost/alquin/BaitulMaqdis.com)

Artikel Terkait