Fakta & DataInfo TerkiniKesehatan & Obat

Manfaat Memberikan ASI Selama 2 Tahun

Ilmu 'Jadul' Al-Qur'an, Ilmuan Baru Tahu Kemaren

Perintah Allah Untuk Menyusui

Air susu ibu (ASI) adalah suatu campuran ciptaan Allah yang luar biasa dan tak tertandingi sebagai sumber makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir, dan sebagai zat yang meningkatkan kekebalan tubuhnya terhadap penyakit. Bahkan makanan bayi yang dibuat dengan teknologi masa kini tak mampu menggantikan sumber makanan yang menakjubkan ini.

Allah telah memerintahkan setiap ibu untuk menyusui bayinya secara ekslusif sebagaimana tercantum dalam firman-Nya;

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. (Qs. Al Baqoroh: 233)

Dalam ayat yang lain Allah juga memberitahu kita informasi penting ini sekitar 14 abad yang lalu, yang hanya diketahui melalui ilmu pengetahuan baru-baru ini, dalam ayat-Nya “…menyapihnya dalam dua tahun…”.

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Qs. Luqman, 31:14)

Setiap hari ditemukan satu manfaat baru air susu ibu bagi bayi. Salah satu fakta yang ditemukan ilmu pengetahuan tentang air susu ibu adalah bahwa menyusui bayi selama dua tahun setelah kelahiran sungguh amat bermanfaat. (Rex D. Russell, Design in Infant Nutrition, http:// www. icr.org/pubs/imp-259.htm)

Macam-macam ASI

ASI yang di hasilkan oleh kelenjar payudara ibu memiliki jenis dan kandungan yang berbeda, terdapat 3 jenis ASI yakni :

a. Kolostrum; adalah cairan berwarna kekuning-kuningan yang di produksi pada hari pertama hingga hari keempat dengan kandungan protein dan zat anti infeksi yang tinggi dan berfungsi sebagai pemenuhan gizi serta perlindungan bayi baru lahir.

b. Transitional Milk (asi peralihan); adalah air susu ibu yang keluar setelah kolostrum. Asi peralihan
diproduksi 8-20 hari dengan kadar lemak, laktosa, vitamin larut air yang lebih tinggi, dan kadar protein mineral lebih rendah.

Artikel Terkait  [Laporan JITU] Umat Islam Singkil Desak Aparat Selidiki Surat Edaran Provokatif dari Gereja

c. Mature Milk (Asi Matang): adalah asi yang di hasilkan sekitar 21 hari setelah melahirkan dengan kandungan sekitar 29% air untuk hidrasi bayi dan 10% karbohidrat, protein, dan lemak untuk perkembangan bayi. ASI matang memiliki dia jenis yaitu foremilk dan hindmilk. Foremilk diproduksi pada awal menyusui dengan kandungan protein yang tinggi, laktosa dan nutrisi lainnya namun rendah lemak, serta komposisi lebih encer. Sedangkan hindmilk diproduksi menjelang akhir menyusui dengan kandungan
tinggi lemak.

Kandungan ASI

ASI merupakan makanan paling ideal dibandingkan dengan makanan bayi lainnya, gizi yang terkandung di dalam ASI adalah:

a. Nutrien

1) Lemak
Lemak merupakan sumber kalori utama di dalam ASI yang mudah diserap oleh bayi. Asam lemak essensial dalam ASI akan memebentuk asam lemak tidak jenuh rantai panjang decosahexaenoic acid (DHA) dan arachidoic (AA) yang berfungsi untuk pertumbuhan otak anak.

2) Karbohidrat
Laktosa merupakan karbohidrat utama dalam ASI yang bermanfaat untuk meningkatkan absorbs kalsium dan merangsang pertumbuhan lactobatilus bifidus.

3) Protein
Protein dalam ASI yaitu whey, kesein, sistin, dan taurin. Sistin dan taurin merupakan asam amino yang tidak dapat ditemukan pada susu sapi atau susu formula. Sistin diperlukan untuk pertumbuhan somatic (perubahan) taurin untuk pertumbuhan anak.

4) Garam dan Mineral
Kandungan garam dan mineral pada ASI relatif rendah karena ginjal bayi belum mampu mengonsentrasikan air kemih dengan baik. Kandungan garam dan mineral pada ASI ialah kalsium, kalium, natrium, tembaga, zat besi, dan mangan.

5) Vitamin
Vitamin di dalam asi diantaranya adalah vitamin E, vitamin D, dan vitamin K.

b. Zat Protektif

1) Lactobactilus bifidus:  yang berfungsi mengubah laktosa menjadi asam laktat dan asam asetat yang mengakibatkan saluran pencernaan menjadi lebih asam untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme.

Artikel Terkait  Ust. Insan LS : Insya Allah saya bisa pengaruhi supaya Ahok masuk Islam

2) Laktoferin; zat ini berikatan dengan zat besi untuk menghambat pertumbuhan kuman tertentu seperti E. Coli dan menghambat pertumbuhan jamur kandida.

3) Lisozim; merupakan faktor protektif terhadap serangan bakteri patogen serta penyakit diare.

4) Komplemen C3 dan C4, yang berfungsi sebagai daya opsonik, anafilaktoksik, dan kemotaktik.

5) Faktor Antistrepkokus yang dapat melindungi bayi terhadap infeksi kuman dan stepkokus.

6) Antibodi; dalam ASI antibodi dapat bertahan di dalam saluran pencernaan bayi dan membuat lapisan pada mukosanya sehingga mencegah bakteri pathogen atau enterovirus masuk kedalam mukosa usus.

7) Imunitas Seluler, yang berfungsi membunuh serta memfagositosis mikroorganisme, membentuk C3 C4, lisozim, serta laktoferim.

8) Tidak Menimbulkan alergi; Sistem imun pada bayi belum sempurna, sehingga bayi yang diberikan
susu formula akan merangsang aktivitas imun dan menimbulkan alergi.

Manfaat ASI

Berikut manfaat pemberian ASI :

B. Manfaat ASI Bagi Bayi

1) ASI meningkatkan daya tahan tubuh bayi; ASI mengandung zat kekebalan yang akan melindungi
bayi dari berbagai penyakit infeksi bakteri, virus, parasit dan jamur.

2) ASI sebagai nutrisi; merupakan sumber gizi yang sangat ideal dengan komponen yang seimbang dengan kebutuhan pertumbuhan bagi bayi.

3) ASI meningkatkan jalinan kasih antara ibu dan bayi; Kontak kulit antara ibu dan bayi saat menyusui sangat berpengaruh bagi perkembangan bayi. Meskipun dengan memberikan perhatian juga adalah
bentuk kasih sayang. Tetapi pada saat memberikan ASI terlibat kontak kulit dan tercipta kenyamanan akan memberikan efek psikologi terhadap bayi, perasaan aman yang tercipta pada saat pemberian ASI  memberikan efek penting untuk membangun kepercayaan terhadap bayi untuk mempercayai orang lain yakni Ibu, maka selanjutnya akan timbul rasa percaya diri pada anak.

4) Kecerdasan bayi; ASI mengandung DHA terbaik, selain laktosa untuk proses mielinisasi otak. Mielinisasi otak merupakan proses pematangan otak agar berfungsi optimal. Pemberian asi secara langsung tanpa menggunakan botol susu akan merangsang terbentuknya networking antar jaringan otak sehingga terjalin
sempurna. Dan terbukti bahwa anak yang diberikan asi mempunyai IQ lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak diberikan asi dengan perbandingan perbedan rata-rata 13,9 point.

Artikel Terkait  Di Belanda Tiap Pekan 2 Gereja Ditutup, Di Jerman Tiap 75 Detik Orang Tinggalkan Gereja

5) Emosi; ASI merupakan salah satu wujud curahan kasi sayang seorang ibuterhadap bayi, pemberian ASI dengan cara memeluk bayi dalam gendongan ibu dapat merangsang kecerdasan emosional, doa dan harapan yang dibisikkan ke telinga bayi selama proses ritual pemberian ASI dapat mengasah kecerdasan
spiritual bayi.

6) Mengupayakan Pertumbuhan yang baik; Bayi yang diberikan ASI memiliki berat badan yang baik setelah lahir, pertumbuhan setelah periode perinatal yang baik dan mengurangi kemungkinan obesitas. Frekuensi menyusu yang sering juga dibuktikan bermanfaat karena volume ASI yang dihasilkan lebih banyak sehingga penurunan berat badan bayi juga hanya sedikit.

B. Manfaat ASI bagi ibu

1) Mengurangi resiko kanker payudara dan kanker ovarium; Pada saat memberikan asi kepada bayi hormon estrogen mengalami penurunan, dan jika tidak menyusui maka kadar hormon estrogen tetap tinggi dan inilah yang menjadi salah satu sebab terkena kanker payudara karena tidak adanya keseimbangan hormon estrogen dan progessteron.

ASI mengandung rangkaian asam lemak yang tak jenuh yang sangat penting dalam pencegahan terciptanya kanker payudara dan kanker ovarium pada ibu di kemudian hari.

2) Mengurangi pendarahan setelah persalinan; Perangsangan payudara ibu melalui hisapan bayi akan diteruskan ke otak dan kelenjar hipofisis yang merangsang terbentuknya hormon oksitosin.
Oksitosin membantu mengkontraksikan kandungan dan mencegah terjadinya pendarahan pasca persalinan.

3) Sebagai alat kontrasepsi alami: Metode kb yang paling aman dan 98% merupakan metode kontrasepsi
yang efektif jika ibu menyusui selama 6 bulan dan jika ibu mendapat datang bulan pertama setelah nifas.

Dengan sedemikian banyak manfaat dan keutamaan yang ada pada ASI (dimana boleh jadi masih banyak keutamaan lainnya yang belum terungkap keilmuan modern), menunjukkan Maha Benar Allah atas Segala Firman-Nya. Maka sudah sepatutnya kita bersyukur karena Allah telah menjadikan kita sebagai orang-orang yang beriman kepada-Nya. wallaahu a’lam

(Dinukil dari berbagai sumber)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button