Skip to content

Sandra La Bianca ( Muallaf ): Bersabarlah, Saya Butuh 3 Tahun Untuk Memahami Islam Dengan Benar

ilustrasi muallaf Sandra La Bianca
ilustrasi muallaf Sandra La Bianca

 

Sandra La Bianca seorang gadis desa sebuah peternakan di Australia Barat. Sejak kecil, ia membantu orangtuanya mengurusi sapi dan domba. Nyaris, tidak ada pendidikan agama yang ia peroleh dari kedua orangtuanya.

“Saya hanya diberitahu untuk percaya kepada Tuhan,” kata dia dilansir Onislam, Sabtu (14/2).

Beranjak dewasa, La Bianca mulai berinteraksi dengan komunitas agama, termasuk umat Islam. Apalagi profesinya sebagai resepsionis, memungkinnya bertemu dengan Muslim.

Di tempatnya bekerja, La Bianca berkenalkan dengan Tasneem, seorang Muslim Afrika Selatan. Ia tidak mengenakan hijab dan shalat lima waktu. Namun, ia mengaku selalu mengkonsumsi daging halal dan tidak mengkonsumsi minuman keras.

“Dari Tasneem, saya belajar berpuasa di bulan suci Ramadhan,” kata dia.

Interaksi keduanya semakin akrab. Ini karena, La Bianca tertarik dengan Islam. “Saya merasa setiap Muslim begitu hangat, ramah, dan lembut,” ucapnya.

Ketertarikan La Bianca terhadap Islam semakin kuat ketika ia bertemu dengan calon suaminya, yang seorang Muslim. Karena orang tuanya setuju, La Bianca akhirnya menikah dengan seorang Muslim.

Sejak pernikahan itu, La Bianca mulai mengikuti kelas pendidikan agama Islam. Ia ubah gaya berpakaian. Ia kenakan rok dan kemeja panjang. Selama mempelajari Islam, ia menyadari konsep Ketuhanan dalam Islam masuk akal.

“Yang saya kagumi, apa yang kita perbuat maka kita harus mempertanggungjawabkannya,” kata dia.

Tahapan ketertarikan La Bianca terhadap Islam mulai pada mengenakan hijab. Awalnya, kedua orangtua Bianca tidak menyukai perubahan pada anaknya itu. “Saya jelaskan kepada orang tua, apa yang saya lakukan adalah hal yang benar,” kata dia.

“Awalnya saya kesulitan. Tapi jilbab membuat saya merasa dihormati.”

La Bianca pun bersyahadat. “Saya meminta umat Islam untuk bersabar dengan proses transisi yang dialami mualaf. Saya butuh tiga tahun untuk benar-benar memahami ajaran Islam,” pesannya. (Alkuin/BaitulMaqdis.com)

Baca Juga  Allahu Akbar, 251 Kristiani Filipina Masuk Islam

Sumber : ROL

Artikel Terkait