Skip to content

Awal Surah Al-Qomar Menyebabkan David Hidup Bersinar

(baitulmaqdis.com) David M. Pidcock adalah seorang pemimpin Partai Islam di Inggris. Dia dahulunya bukan seorang muslim namun proses yang keislamnya yang menakjubkan pantas kita paparkan untuk anda. mu’jizat Kenabian lah yang membuat dia masuk islam, walaupun jarak antara keislamannya dan terjadinya mu’jizat tersebut selama 14 abad. Namun karena kebesaran Allah dan kebenaran al-Qur’an maka mu’jizat yang sudah lama terjadi ternyata sampai sekarang masih membekas dan bisa dibuktikan. Terbelahnya Bulan, mu’jizat itulah  yang menuntun tokoh kita kali ini meraih hakehat dirinya. di bawah ini kisah David M Pidcock, silahkan dibaca:

Pada suat ketika Dr. Zaghlul An-Najjar memberikan pengajaran  di Fakultas Kedokteran Universitas Cardift di Wales Inggris Barat dia bertemu dengan seorang Muallaf yang bernama David M Pidcock yang sebelumnya sempat melakukan tanya jawab ketika sang doktor masih dipodium. Setelah berbicara kemudian David M Pidcock mengungkapkan bahwa ayat di awal surah Al-Qomar itulah yang menjadi penyebab dia masuk Islam pada akhir decade 70.an pada abad ke 20. Ceritanya, ia sedang intens melakukan kajian mendalam atas agama-agama  di dunia. Salah seorang koleganya yang beragama Islam kemudian menghadiahinya sebuah terjemahan al-quran. Saat membuka terjemahan Al-Qur’an tersebut untuk pertama kalinya, ia langsung terkejut dengan surah Al-Qomar (yang berarti bulan). Ia pun lantas membaca ayat-ayat awal surah tersebut. Karena tidak percaya bahwa bulan pernah terbelah kemudian menempel kembali, maka ia tutup terjemahan Al-Qur’an itu dan meninggalkannyua begitu saja.

Pada kesempatan berikutnya pada tahun 1978, Allah menghendakinya untuk melihat sebuah acara di BBC tentang perjalanan luar angkasa. Dalam acara tersebut seorang penyiara inggris terkenal yang bernama Jamas Burke menghadirkan tiga ilmuan antariksa Amerika. Dalam wawancara tersebut penyiar mengkritik besarnya biaya yang dikeluarkan untuk perjalanan luar angkasa yang mencapai  puluhan bahkan ratusan miliar dollar tersebut. Padahal di bumi sendiri jutaan orang menjerit karena kelaparan, sakit, kebodohan, dan keterbelakangan. Namun, para ilmuan itu menjawab bahwa berkat perjalanan ruang angkasa itu sejumlah teknologi-teknologi penting yang digunakan untuk diagnosis dan pengobatan medis, industry, pertanian, dan yang lainnya dapat dikembangakan dengan sempurna.

Baca Juga  Misionaris Agung Bulgaria Masuk Islam Setelah Mengkaji Kitab Suci

Dalam wawancara ini juga dibahas perjalanan ruang angkasa yang mendaratkan manusia di bulan yang menghabiskan dana lebhi dari 100 juta dollar. Sang penyiar lagi-lagi mencela pemborosan ini. Namun, para ilmuan itu membela diri dengan mengatakan bahwa perjalanan ini telah membuktikan satu fakta penting bagi mereka yang seandainya mereka keluar dana  berali-kali lipat dari dana yang sudah dileluarkan untuk membuat manusia yakin dan menereima fakta tersebut, tetap saja tidak akan ada seorangoun yang mau menerimannya.

Si penyiar sontak bertanya, “Fakta apa itu?”. Para ilmuan tersebut menjawab, fakta tersebut adalah bahwasanya  bulan dahulu pernah terbelah, kemudian melekat lagi, dan bekas-bekaa yang dpat membuktikan cerita ini ada di permukaan bulan dan membentang  hingga kedalamannya.

David M Pidcock menuturkan, “Begitu mendengar hal itu, saya langsung melompat dari kursi yang saya duduki di depan  televisi dan saya bilang dalam hati : ‘sebuah mukjizat telah terjadi pada Muhammad 1400 tahun yang lalu, dan Al-Qur’an telah menyebutkann dengan perincian yang begitu mengagumkan. Tuhan pun lantas berkreasi untuk membuktikan fakta ini kepada kaum muslimin di era sains dan teknologi sekarang ini dan dana besar pun telah dikeluarkan untuk proyek  tersebut. Ini pasti agama yang benar!!!’. Saya langsung bergegas kembali meraih terjemahan Al-Qur’an yang sempat saya sisihkan, lalu membacanya dengan seksama penuh antusiasme. Ayat-ayat pembuka surah alqmar benar-benar menjadi penyebab langsunsg kepasrahan saya untuk memeluk agama Islam”.

Dan perlu diketahui bahwasanya David M Pidcock atau David Musa Pidcock menurut website resmi Partai Islma Inggris, bahwa beliau lahir pada tahun 1942 di Sheffield, di mana dia tinggal bersama istri dan dua anak Yakub dan Mary. Dia adalah seorang konsultan mesin, penilai dan penulis. Dia memberikan mata kuliah di Inggris, terutama pada ekonomi Islam. Seorang mantan Katolik Roma, David Musa Pidcock menjadi Muslim pada tahun 1978. Dia adalah anggota pendiri dan sejak awal pemimpin Partai Islam Inggris, dia juga banyak menulis buku. (Dawud El-Lamunjanie/baitulmaqdis.com)

Artikel Terkait