AqidahInfo Terkini

Pernyataan Sikap Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia Jawa Barat

Perayaan Natal yang diperingati oleh umat kristiani adalah agenda tahunan yang terjadi di negeri ini, dimana Umat Islam menjadi mayoritas di dalamnya. Maka menjadi hal yang lumrah juga apabila setiap tahunnya akan menjadi isu yang mengemuka karena perbedaan pendapat yang terjadi di tengah masyarakat Islam.

Oleh sebab itu, diantara komunitas kaum muslimin yang perhatian terhadap isu ini akan membuat pernyataan sebagai panduan bagi umat Islam dalam bersikap, Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia yang bercabang di Jawabarat, mewakili kalangan umat Islam membuat selebaran yang berisikan Pernyataan sikap terhadap perayaan Natal, adapun surat pernyataan tersebut sebagai mana berikut;

PERNYATAAN SIKAP
DEWAN DA’WAH ISLAMIYAH INDONESIA JAWA BARAT

Nomor: 25/PS/DD-JBR/XII/2023/1445H.
Tentang Perayaan Natal Tahun 2023

Sebagaimana  kita  ketahui  setiap  tanggal  25  Desember  diperingati  scbagai  hari  natal oleh umat  Kristiani. Sebagai   anak   bangsa   yang   hidup   di   tengah   keberagaman, kita sangat menghargai keberagaman tersebut. Kita sebagai umat beragama yang menjunjung tinggi kerukunan dan keharmonisan, kita semua harus bertoleransi terhadap ritual dan ibadah agama lainnya. Oleh karena itu, kami dari Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (Dewan Da’wah) Provinsi Jawa Barat perlu menyampaikan beberapa poin pandangan dan permyataan sikap menjelang peringatan dan perayaan  natal  sebagai berikut:

  1. Kami menghargai dan bertoleransi terhadap kegiatan dan ritual ibadah agama lain, khususnya perayaan Natal oleh umat Kristiani.
  2. Menghimbau umat Islam di seluruh Indonesia dan Jawa Barat khususnya, agar tidak mengucapkan dan menggunakan atribut natal berdasarkan fatwa MUI Nomor 56 tahun 2016 tentang Hukum Menggunakan Atribut Keagamaan Non-Muslim.
  3. Kami menolak adanya ucapan selamat atas perayaan dan memakai atribut Natal oleh umat Islam berdasarkan fatwa MUI Nomor 56 tahun 2016 tentang Hukum Menggunakan Atribut Keagamaan  Non-Muslim.
  4. Kami  menolak  adanya  kegiatan  perayaan  natal  bersama  khususnya  yang  melibatkan  umat Islam karena dapat mendangkalkan dan merusak aqidah umat Islam terlebih dapat meniru dan menyerupai kebiasaan agama orang lain.
  5. Menghimbau umat Muslim di seluruh Indonesia agar tidak ikut merayakan Natal bersama apapun bentuknya baik itu menghadiri apalagi menjadi panitia bersama perayaan Natal.
  6. Meminta kepada Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat agar mengevaluasi adanya kampung toleransi dan atau sejenisnya dan perayaan Natal bersama yang dilaksanakan di wilayah Kota Bandung dan Jawa Barat.
  7. Meminta kepada umat kristiani untuk tidak mengundang umat Islam di perayaan natal bersama karena dapat mengganggu kerukunan umat beragama dan kondusifitas di Jawa Barat.
Artikel Terkait  Gelar Aksi Antisipasi Pemurtadan “SAMI” Mendapat Dukungan Masyarakat

Demikian pernyataan sikap ini disampaikan, jika ditemukan pelanggaran dapat memberikan informasi ke  nomor 0857-2304-9266 atau 0819-3133-2455. Atas perhatian dan kerjasamanya kami haturkan  terima  kasih, jazakumullahu khoir

Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Provinsi Jawa Barat

Surat yang dikeluarkan di Bandung, pada tanggal 23 Desember 2023 ini juga ditanda tangani oleh HM. Roinul Balad, S.Sos,I sebagai Ketua DDII Jawa Barat dan Mustopa, S.Sos, sebagai sekretaris. Semoga ini menjadi perhatian bersama umat Islam.

Related Articles

Back to top button