Anda Islam, Maka Bersikaplah Sebagai Muslim

Teunku Gandawan

Teunku Gandawan

Anda Islam, Maka Bersikaplah Sebagai Muslim

Pesan apa yang ingin disampaikan oleh pernyataan “Saya Muslim, Saya dukung Ahok”?

Pernyataan ini naif. Jika Anda memilih Ahok, maka pilih sajalah Ahok tanpa harus membawa embel-embel saya muslim. Nanti anda menyesal dua kali. Sesal pertama belum tentu anda dapat manfaat memilih Ahok di dunia ini. Sesal kedua anda menanggung azab di hari akhir karena di saat diberi kesempatan memilih, anda memutuskan tidak memilih pemimpin Muslim di saat anda bisa memutuskannya.

Anda harus bisa bedakan dengan kondisi anda tidak bisa memilih atasan Muslim di tempat kerja anda. Karena yang memutuskan siapa atasan anda bukan anda, tapi atasannya lagi. Sedangkan dalam pemilu, anda sangat bisa untuk memilih siapa yang akan jadi pemimpin anda. Jadi pilihlah yang sesuai dengan perintah agama.

Jangan anda terjebak dengan pernyataan, ini bukan zamannya membicarakan soal agama. Selama anda memutuskan hidup beragama, maka sepanjang itu pula anda harus mengacu kepada aturan sesuai dengan perintah agama. Ini sama saja dengan pernyataan bodoh, bahwa di abad modern ini babi tidak lagi haram bagi umat Islam. Sampai dunia ini kiamat tetap saja makan babi itu haram hukumnya. Bukan soal di negara mana, tahun berapa, dan siapa presidennya. Babi haram ya tetap haram. Sama halnya dengan umat Islam ya harus memilih pemimpin dari umat Islam jika memang hal itu bisa dilakukan.

Kecuali anda dalam keadaan darurat. Misalnya dibawah todongan senjata api dan diminta memilih pimpinan non muslim atau ditembak mati. Ini juga yang terjadi pada para sahabat Rasulullah ketika Islam belum berkuasa di Mekah. Mereka bersembunyi-sembunyi memeluk Islam karena takut dibunuh.

Baca Juga  Tahukah Anda Siapakah Penulis Bibel Sebenarnya?

Jadi dalam pemilu/pilkada berhentilah bersikap dengan menyatakan, “Saya Muslim, Saya Pilih Pemimpin Non-Islam”. Ini keliru. Kalau anda Islam, maka bersikaplah sebagai seorang Islam. Jangan anda terlena dengan pertemanan. Bukan pertemanan yang memastikan anda diterima imannya. Iman anda diterima kalau keimanan Islam anda benar sesuai dengan tuntunan al-Qur’an dan Hadis.

Teuku Gandawan
Sahabat Muslim Cinta Jakarta
Geofisika dan Meteorologi ITB Angkatan 1989

Sumber : www.MuslimLebihBaik.com

Mari Raih Pahala dan Kebaikan !

Dengan membagikan tautan ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki